Pages

Waduh, Kompor Jupe Meleduk!


JAKARTA - Tabung gas kembali memakan korban. Kali ini artis seksi Julia Perez yang jadi korbannya. Tabung gas di rumah Jupe tiba-tiba meledak dan mengoyak isi dapur.

"Kejadiannya Sabtu kemarin. Saat pembantu saya lagi masak daging tiba-tiba saja langsung meledak. Ledakannya kencang banget," ungkap Jupe saat dihubungi lewat telepon, Minggu (8/8/2010).

Ledakan gas yang cukup keras itu hanya membuat atap dapur yang berada di lantai satu rumah rusak.Namun karena struktur bangunan rumahnya terbuat dari beton, ledakan tak menghancurkan tembok rumah.

"Untung temboknya dari beton jadi nggak runtuh. Kalau atapnya ada yang jebol. Tapi untung apinya segera langsung bisa dipadamkan oleh tetangga yang mendengar dan langsung datang," katanya.

Ledakan kompor gas di rumah yang baru delapan bulan Jupe tinggali itu membuat pembantu rumah tangga Jupe mengalami luka bakar di bagian tangan.

"Karena ledakan itu tangan kiri pembantu saya terbakar. Cuma luka itu doang dan nggak sampai dibawa ke rumah sakit sih," imbuhnya.

Beruntung, posisi Jupe saat kejadian itu sedang tidur di lantai dua. Namun ketika mendengar suara keras ledakan itu, Jupe mengaku sempat kaget.

"Waktu itu saya lagi tidur di lantai atas. Mendengar ledakan saya langsung bangun. Kirain suara tetangga bikin rumah atau apa. Pas saya turun ternyata sudah banyak orang di bawah," jelasnya.
»»  Baca Selengkapnya

Humor

Pas Muter-muter di Youtube gak sengaja nemu video unik, menggelitik dan bikin ketawa deh.... Mungkin banyak dari kalian yang udah liat video ini. tapi bagi yang belum langsung aja lihat di bawah ini...


»»  Baca Selengkapnya

Van Bronckhorst Bangga Berdarah Indonesia




JOHANNESBURG – Giovanni van Bronckhorst menjadi salah satu pahlawan Belanda dengan mengantarkan timnya menuju laga puncak Piala Dunia 2010. Kendati sudah mencapai kesuksesan tertinggi sebagai pesepakbola, pemain yang akrab disapa Giovanni tersebut tetap sosok yang rendah hati dan ingat dengan tanah leluhurnya di timur Indonesia, Ambon.

Dalam perbicangan hangat dengan kedua orang tua pemain milik Feyenoord ini, ayah serta ibunda Gio, Victor dan Fransien van Bronckhorst, mengungkapkan kebanggan besar diri dan anaknya sebagai orang yang memiliki darah Ambon.

“Saya mendengar dari beberapa keluarga di sana (Ambon), dan melihat situs jejaring, jika tanah Maluku menjadi berwarna Oranye ketika Belanda lolos ke final Piala Dunia 2010. Sangat membanggakan dan saya memberitahu Giovanni tentang ini,” jelas Victor yang menerima rombongan wartawaan Indonesia di Johannesburg, Jumat (9/7/2010), malam waktu setempat.

Pria yang masih terlihat muda ini juga tak kuasa menahan haru ketika melihat putra kesayangannya mencetak gol indah ke gawang Uruguay, pada laga semifinal lalu. Victor menganggap itu adalah kado ulang tahun baginya yang sangat indah.

“Beberapa hari sebelum laga semifinal saya berulang tahun yang ke-50. Dan gol Gio seakan menjadi kado ulang tahun untuk saya. Itu aalah gol yang sangat indah,” ujarnya dengan bahasa Indonesia terpatah-patah lengkap dengan dialek Ambon.

Keluarga dan kerabat di Ambon juga memberikan dukungan besar kepada kesuksan Giovanni di laga final nanti. “Peluang kedua tim sebenarnya 50:50. Mental yang berbicara di laga final. Tapi saya punya perasaan jika Belanda akan menang. Gio memang mempunyai hubungan dekat dengan beberapa pemain Spanyol seperti Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, tapi dia sangat professional,” sambung Fransien.

Victor dan Fransien sudah beberapa kali berkunjung ke Indonesia dan Ambon. Keduanya kerap menginap di kediaman kerabatnya di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat. Mereka mengatakan jika Gio punya rencana berlibur ke Indonesia setelah tidak sibuk dengan sepakbola.
»»  Baca Selengkapnya

Wasit Terburuk di Piala Dunia 10 Tahun Terakhir


Kepemimpinan wasit di Piala Dunia kerap menjadi sorotan, karena dinilai tidak menjadi pengadil yang baik di lapangan. Berikut empat wasit terburuk di ajang Piala Dunia dalam dekade terakhir, versi Goal.com

Alberto Undiano Mallenco, Jerman 0-1 Serbia, 2010.

Penonton pasti mengharapkan 22 pemain di lapangan bermain dengan penuh komitmen sehingga pertandingan asyik disaksikan. Tapi Mallenco, wasit dari Spanyol ini menciptakan situasi yang berbeda.

Di antara menit 13 dan 37, dia mengeluarkan enam kartu kuning, dua di antaranya membuat Miroslav Klose terusir dari lapangan. Sementara 10 pelanggaran lain terjadi, tapi mayoritas hanya dianggap sebagai ‘kesembronoan’. Dalam pertandingan lain, mungkin dua di antaranya akan berbuah kartu merah.

Setelah banyaknya kartu yang keluar, Jerman dan Serbia bermain terlalu hati-hati. Setelah 90 menit pluit akhir dibunyikan. Namun kenyataannya permainan yang menghasilkan 9 kartu kuning itu sebenarnya sudah berakhir jauh sebelumnya.

Graham Poll, Kroasia 2-2 Australia, 2006.

Graham Poll tidak memberikan penalti kepada Australia saat Josip Simunic melakukan tekel keras di dalam kotak penalti. Selain itu ketika Stjepan Tomas menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti, wasit asal Inggris itu bahkan mengabaikannya.

Saat menjelang akhir babak kedua Harry Kewel menciptakan gol hingga kedudukan sama 2-2 yang berbau offside.

Dario Simic dan Brett Emerton diusir keluar, sebelumnya Simunic yang mendapat dua kartu kuning tidak dikeluarkan Poll. Pemain belakang ini justru baru dikeluarkan setelah mendapat kartu kuning ketiga.


Byron Moreno, Korea Selatan 2-1 Italia 2002.

Piala Dunia 2002 tidak membawa keberuntungan bagi Italia.Setelah mengalami tiga gol yang dianulir di awal turnamen, Azzurri tersingkir secara kontroversial oleh Korea Selatan dalam masa perpanjangan waktu.

Pada menit ke 102, Francesco Totti mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti.Kenyataannya dia kehilangan bola karena direbut Song Chong Gug dan jatuh karena tekel bersih pemain belakang itu.

Valentin Valentinovich Ivanov, Portugal 1-0 Belanda, 2006.

Ivanov gagal melakukan tugas utama wasit; mengontrol pertandingan. Tapi dia justru mencetak rekor dengan mengeluarkan 16 kartu kuning, dan mengusir empat pemain.

Howard Webb, Belanda 0-1 Spanyol, 2010.

Wasit yang dikecam para pemain Belanda karena dianggap banyak merugikan Belanda ini sering lalai melihat bola yang seharusnya berbuah sepak pojok.

Wasit Inggris ini dianggap melakukan empat kesalahan. Di babak pertama dia seharusnya mengusir gelandang Belanda Nigel de Jong karena menendang dada Xabi Alonso.

Di awal babak kedua, John Heitinga mendapat kartu kuning pertama karena melakukan tekel terlambat namun tidak terlalu keras kepada David Villa.

Kemudian Iniesta melakukan pelanggaran serupa kepada Arjen Robben tapi tidak diganjar kartu. Selain itu saat Iniesta bereaksi kepada Van Bommel dengan mencacinya, Webb tidak memberinya hukuman, padahal sesuai aturan, Iniesta seharusnya diganjar kartu merah.

Di akhir babak kedua Robben juga terjatuh di depan Puyol saat dirinya sudah berhadap-hadapan dengan kiper. Saat itu Robben terlihat mendapat dorongan, dalam situasi yang sangat menguntungkan untuk mencetak gol. Puyol layak mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran di saat Robben sangat berpeluang mencetak gol.

Kemudian Eljero Elia dihadang Sergio Ramos sesaat sebelum Spanyol melakukan serangan balik dan Iniesta mencetak gol. Padahal gol itu tidak akan terjadi bila tindakan Ramos diganjar pelanggaran dan Belanda mendapatkan tendangan bebas.
»»  Baca Selengkapnya

Wanita Berpayudara Terbesar di Dunia Berjuang Hidup


TEXAS - Seorang model berpayudara terbesar di dunia, berjuang demi kelangsungan hidupnya setelah menjalani operasi terakhirnya karena mengalami komplikasi.

Sheyla Hershey asal Brasil, yang tinggal di Houston, Texas, divonis mengidap infeksi staphylococcus aureus pada tingkat paling parah. Hal ini dia ketahui setelah menjalani proses augmentasi pada payudaranya pada Juni lalu. Demikian seperti dikutip dari myfoxhouston.com, Rabu (14/7/2010).

Parahnya lagi, infeksi tersebut terjadi di kedua payudaranya. Dokter pun terpaksa melakukan operasi darurat untuk memindahkan implan silikon pada payudaranya. Kemungkinan besar dokter pun akan melakukan serupa pada payudaranya sendiri.

Hingga kini Hershey telah menjalani lebih dari 30 kali operasi. Dokter khawatir bila infeksi yang dia alami saat ini, nanti dapat menyerang aliran darah yang dapat mengancam hidupnya.

"Saya sampai demam tinggi dan tidak bisa bernapas dengan normal, sehingga membuatku sakit. Itu sangat mengerikan bagi saya dan aku hanya berbaring saja di kasur sepanjang hari," katanya.

Pada 2009, Hershey dinobatkan sebagai wanita dengan ukuran payudara terbesar di dunia oleh Guinness Book of World Records. Hershey disebutkan bahwa dia fasih berbahasa Portugis, Spanyol, Italia, China dan Inggris.
»»  Baca Selengkapnya

Pelukis cilik penghasil jutaan dolar


NORFOLK - Bocah ini dijuluki "mini Monet" pelukis cilik berusia tujuh tahun berhasil menjual karya lukisannya seharga 150 ribu poundsterling atau sekira Rp2,1 miliar dalam waktu 30 menit.

Penjualan karya Kieron Williamson menarik pembeli dari berbagai belahan dunia, seperti dari New York dan afrika selatan.

Bahkan ada beberapa penggemarnya yang mendirikan tenda di luar galeri yang sedianya akan menggelar karyanya di kota Holt, Norfolk.

Lukisan terbaru Kieron menampilkan pemandangan di wilayah Norfolk.

"Saya suka sekali dengan pemandangan karena langit di Norfolk terbentang luas dan tidak banyak bukit dan pegunungan," ujar Kieron seperti dilansir Orange, Selasa (3/7/2010).

Kieron melukis sebanyak enam lukisan dalam seminggu dan sudah ada 700 orang yang menunggu untuk membelinya.

Bocah ajaib ini memulai hobi melukisnya saat usianya masih dua tahun, terinspirasi dari perahu saat berada di pelabuhan saat liburan bersama keluarganya di Cornwall.

"Kieron merupakan salah satu seniman yang paling menghasilkan di dunia," ujar pemilik galeri Adrian Hill.

Orangtua Kieron berencana akan membelikannya rumah dengan uang yang didapatnya dan akan menginvestasikannya hingga usianya 25 tahun.
»»  Baca Selengkapnya

Pecahkan Rekor Kendarai Mobil di Atas Botol Bir


BEIJING - Seorang pria China membuat kejutan dalam rekor dunia Guinness, dengan mengendarai sebuah mobil di atas jejeran botol bir.

Li Guiwen, seorang pengemudi tentara dari Beijing, mengendarai mobil di atas jajaran botol sebanyak 1.789 buah, sepanjang 60,19 meter dalam kurun waktu delapan menit 28 detik. Demikian seperti dilansir orange.co.uk, Kamis (15/7/2010).

Sebelumnya dia pernah mencoba untuk membuat rekor yang sama pada 2009, tapi dikarenakan hujan, ban sebelah kanannya akhirnya tergelincir dari jalur botol.

Li yang membuat ide gila ini awalnya hanya taruhan dengan teman-temannya pada saat dia sedang minum-minum.

"Semenjak kegagalan tahun lalu, saya selalu berlatih secara rutin," pungkas Li.
»»  Baca Selengkapnya